Breaking News
Loading...

lagu

Media News

Tech News

Random Post

Recent Post

Rabu, 10 Desember 2014
no image

primSport

Kamis, 11/12/2014 06:05 WIB

Bernie Sebut Hamilton dan Rosberg Sudah Selamatkan Musim 2014

Kris Fathoni W - detikSport
AFP/Tom Gandolfini
London - Bos F1 Bernie Ecclestone menyebut rivalitas Lewis Hamilton dengan Nico Rosberg, dan izin Mercedes yang membuat persaingan itu tetap ada, sebagai faktor penting dalam membuat F1 2014 tidak menjadi musim yang buruk.

Musim balapan 2014 didominasi oleh Mercedes yang memenangi 16 dari 19 balapan musim ini. Tim juara konstruktor tersebut juga berhasil mendominasi sesi kualifikasi dengan total 18 posisi pole.

Menilik statistik saja musim 2014 bakal terlihat membosankan. Tetapi di atas lintasan, sikut-sikutan antara Hamilton dengan Rosberg tetap berhasil memberi nuansa tersendiri. Bernie bahkan menyebut rivalitas internal driver Mercedes itu sudah menyelamatkan musim ini.

"Jika kita tidak beruntun dengan adanya Nico dan Lewis saling bersaing dengan sengit sampai-sampai balapan terakhir, musim sudah akan selesai di Silverstone," kata Ecclestone seperti dikutip Planet F1. 

"Saya pikir mungkin Ferrari atau Red Bull atau salah satu tim lain akan mengejar di pertengahan musim dan pada akhirnya menyabet poin-poin. Kita sudah sedemikian beruntung dengan apa yang telah terjadi, kedua orang itu sudah saling bersaing dan bagusnya Mercedes membiarkan mereka melakukannya.

"Jika tidak, kita akan memiliki sebuah kejuaraan yang benar-benar buruk," ceplosnya.
Selasa, 09 Desember 2014
no image

perimeSport

Rabu, 10/12/2014 02:02 WIB

Pertimbangan Pajak Akan Bikin Marc Marquez Pindah dari Spanyol ke Andora?

Kris Fathoni W - detikSport
Getty Image/Mirco Lazzari
Madrid - Belakangan santer berhembus kabar kalau Marc Marquez akan meninggalkan tanah kelahirannya, Spanyol, untuk bermukim di Andora. Pertimbangan pajak disebut-sebut jadi alasannya.

Andora, yang terletak di antara Spanyol dan Prancis, disebut Crash cuma terletak sekitar 120 km dari kampung kelahiran Marquez di Cervera. Dengan hitung-hitungan pajak yang jauh lebih ringan daripada Spanyol, rumor kepindahan juara dunia MotoGP dua musim terakhir itu pun dianggap cukup masuk akal.

Jika bertahan di Spanyol, Marquez disebutkan Crash mesti membayar pajak sampai 49%. Nilai itu jauh lebih besar daripada pajak di Andora yang, dengan estimasi penghasilan Marquez, sebesar 30 ribu euro. Memang ada tambahan "entry fee" sebesar 400 ribu euro yang harus dibayar sekali saja tetapi nilai itu akan berkurang delapan kali lipat--menjadi 50 ribu euro--jika seseorang dianggap sebagai aset dalam hal budaya, olahraga, atau ilmiah, dengan Marquez tentunya memenuhi kriteria tersebut.

Untuk bisa menjadi penduduk Andora ada satu syarat yang terlebih dulu mesti dipenuhi. Auto Evolutionmenyatakan bahwa seseorang mesti terlebih dulu tinggal 183 hari dalam satu tahun di Andora agar bisa menjadi orang lokal.

Hal ini sendiri, seorang atlet memutuskan pindah bermukim di negara lain dengan pertimbangan pajak, sejatinya merupakan hal yang cukup lazim. Di MotoGP, sebut saja, ada Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo yang disebut sudah memilih berdiam di Swiss. Pebalap F1 Lewis Hamilton pun saat ini bermukim di Monaco. Andora sendiri saat ini juga dihuni oleh Pol dan Aleix Espargaro. Pun demikian, para pendukung Marquez di Spanyol juga diprediksi bakal merespons rumor boyongannya ke Andora itu dengan kurang positif. 
simber:detiksport.com
primeSport

primeSport

Marquez Ingin Segera Tinggalkan Spanyol
Spanyol, Rungan -- Beredar gosip bahwa Juara Dunia MotoGP dua Kali Marc Marquez akan segera pindah tempat tinggal yang sepelumnya dari Spanyol ke Andorra.

Sejak Andorra menawarkan penghematan pajak dengan nilau yang cukup besar, berita ini telah menyebabkan kegemparan di Spanyol yang tengah terpukul cukup keras oleh krisis keuangan yang melanda negara Matador tersebut.

Terlepas dari hak atau kesalahan yang dirasakan, hal ini secara besar-besaran tidak adil untuk Marquez pindah. Sangat jarang kita menemukan bintang MotoGP atau pembalap motor bahkan pembalap mobil lainnya yang berkeinginan untuk pindah ke negara-negara yang kebetulan menawarkan pengaturan pajak yang lebih menguntungkan.

Tapi pembalap MotoGP alas Spanyol lainnya seperti Pol Espargaro dan Aleix sudah lebih dulu tinggal di Andorra, Sementara Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo lebih memilih untuk tinggal Swiss.

Memang beberapa hal dari para pembalap MotoGP dapat mengejutkan banyak pihak seperti halnya kepindahan Marquez, pembalap yang membuat debut grand prix pada tahun 2008 lalu itu telah menetap di Spanyol dalam waktu yang lama. Terutama karena Andorra hanya berjarak sekitar 120 kilometer dari rumahnya yaitu kota Cervera.

Menurut sebuah laporan dari Spanyol, yang berasal dari sebuah artikel di Diari d'Andorra, Marquez yang baru memperpanjang kontraknya dengan Repsol Honda dikabarkan membayar 10 juta euro per tahun dan ditambah dengan urusan pajak yang berkisar 49% di Spanyol, dibandingkan dengan harga 30.000 euro di Andorra. Setelah beberapa tahun, ini akan meningkat menjadi 10% dari penghasilannya.

Untuk hal ini Marquez harus tinggal di Andorra selama satu tahun plus 183 hari untuk memenuhi persyaratan residensi.

sumber:http://rungans.blogspot.com/
no image

primeSport

Bidik Grand Slam, Radwanska Rekrut Navratilova Jadi Pelatih

Kris Fathoni W - detikSport
Getty Images/Julian Finney
London - Sebagai salah satu petenis papan atas dunia, Agnieszka Radwanska tentu memimpikan titel grand slam. Guna mewujudkan impian itulah ia kini merekrut legenda hidup tenis putri dunia Martina Navratilova jadi pelatihnya.

Navratilova, petenis AS kelahiran Cekoslowakia 58 tahun, merupakan salah satu petenis top dengan raihan total 59 gelar grand slam--18 di antaranya di nomor tunggal. Ia kini akan bekerja sama dengan Tomasz Wiktorowski, pelatih tetap Radwanska.

"Aku tidak bisa tidur nyenyak kemarin malam, memikirkan akan kembali merasakan persaingan di arena pertandingan," kata Navratilova seperti dilansir Reuters. 

"Aku amat senang ketika Agnieszka bertanya apakah aku bisa berkolaborasi dengan Tomasz dan aku sudah tidak sabar untuk bisa segera mulai," lanjutnya.

Radwanska, petenis putri 25 tahun asal Polandia, saat ini menempati peringkat enam dunia kendatipun pernah melonjak sampai posisi dua peringkat WTA medio 2012 lalu. Di tahun itu pula ia mencapai raihan terbaiknya di ajang grand slam dengan menjadi finalis di Wimbledon. Dengan Navratilova di sisinya, Radwanska kini berharap peruntungannya di ajang paling bergengsi tersebut akan mulai berubah.

"Capaiannya sudah menjadi bukti tersendiri dan aku harap aku bisa belajar dari pengalamannya," ujar Radwanska. "Targetku adalah menjuarai grand slam, jadi bisa bekerja sama dengan seseorang yang punya capaian seperti Martina akan memberiku keuntungan dan motivasi besar," tegas Radwanska.
sumber:detiksport.com
no image

primeSport

Massa Ingin Kejar Titel Juara Musim Depan

Meylan Fredy Ismawan - detikSport
REUTERS/HAMAD I MOHAMMED
Sao Paulo - Felipe Massa menilai Williams mampu menutup musim 2014 dengan baik. Massa pun berharap hal tersebut jadi modal berharga untuk mengejar titel juara pada musim depan.

Massa mendapatkan hasil buruk pada paruh pertama Formula 1 2014. Dalam sepuluh seri awal, dia tiga kali gagal finis dan cuma meraih poin pada empat seri.

Namun, prestasi pebalap asal Brasil itu membaik pada paruh kedua. Dia naik podium tiga kali, yakni di Italia, Brasil, dan Abu Dhabi. Di Abu Dhabi, Massa bahkan sempat memberi tekanan serius kepada Lewis Hamilton pada lap-lap akhir sebelum akhirnya harus puas finis kedua.

"Tahun ini tidak berjalan sesuai harapan pada awalnya, tapi kami mengakhirinya dengan sebuah mobil yang super kompetitif," ujar Massa kepada Globo Esporte.

"Saya senang dengan paruh kedua kejuaraan," lanjutnya.

Massa menempati posisi ketujuh di klasemen akhir pebalap F1 musim ini dengan perolehan 134 poin. Dia terpaut 250 poin dari Hamilton yang jadi juara dunia.

"Saya super antusias menyambut tahun depan. Saya pikir kami bisa menjalani musim yang lebih baik dengan mobil yang lebih kompetitif dan bertarung untuk kemenangan, untuk gelar. Itulah yang saya inginkan," kata Massa.

"Saya sudah bertarung untuk kemenangan dalam balapan terakhir tahun ini. Saya berharap ini adalah awal dari tahun 2015 yang penuh kemenangan dan semoga kami bisa memasuki Interlagos dan Abu Dhabi dengan peluang mengejar titel juara," ujar mantan pebalap Ferrari ini.
sumber:detiksport.com
Back To Top